Kamis, 23 April 2020

KEPERCAYAAN DAN KEYAKINAN SERTA PENTINGNYA ILMU PERBANDINGAN AGAMA BAGI MASYARAKAT

Kepercayaan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi sebuah komitmen atau janji, dan komitmen hanya dapat direalisasikan jika suatu saat berarti. Menurut saya kepercayaan disini bisa didasarkan dari sikap kita terhadap seseorang, perilaku dan lain sebagainya, dengan memiliki sikap dan perilaku yang baik kita bisa membangun kepercayaan dan keyakinan orang lain pada diri kita. Bagaimana kita melakukannya? Caranya mudah, kita harus memulai dari sikap jujur terhadap amanah yang diberikan, lalu menunjukkan kualitas yang kita miliki. Tidak hanya itu, kejelasan dari tindakan yang akan kita lakukan haruslah sesuai dengan apa yang kita bisa. Selain itu, banyak hal lain yang bisa kita lakukan, maka dari apa yang sudah kita lakukan secara tidak langsung diperhatikan oleh banyak orang, dan disitulah kita bisa menumbuhkan rasa percaya untuk membuat orang yakin pada diri kita.

Menurut Moorman, Deshpande dan Zaltman, kepercayaan didefinisikan sebagai keinginan untuk menyerahkan sesuatu kepada partner yang bisa dipercaya.  Pendapat tersebut juga menggambarkan penelitian yang dilakukan oleh Rotter’s yang menyatakan bahwa kepercayaan merupakan harapan umum yang dimiliki individu bahwa kata-kata yang muncul dari pihak lainnya dapat diandalkan. Ketika seseorang mengambil keputusan, ia akan lebih memilih keputusan berdasarkan pilihan dari orang-orang yang lebih dapat ia percaya dari pada yang kurang dipercayai.

Pandangan saya mengenai kepercayaan bahwa kepercayaan tersebut timbul dari diri kita pribadi, dan juga bagaimana cara kita bisa membuat orang bisa percaya pada kita. Untuk membangun sebuah kepercayaan maka kita harus bisa membuktikan terlebih dahulu, sehingga orang lain bisa percaya dan yakin pada kita.

Ilmu perbandingan agama sangat diperlukan bagi kalangan masyarakat dikarenakan  kita dapat belajar untuk memahami kehidupan batin, alam pikiran dan kecenderungan hati dari berbagai umat manusia. Dengan mengetahui agama-agama lain seorang Muslim dapat mencari persamaan-persamaan (lebih tepat kesejajaran-kesejajaran) antara agama Islam dengan agama-agama lain. Dengan demikian dapat membuktikan di mana letak keunggulan agama Islam dibandingkan agama-agama lain. Selanjutnya dapat mengetahui bahwa agama-agama sebelum Islam itu sebagai pengantar terhadap kebenaran yang lebih luas dan lebih penting, yaitu agama Islam Dengan membandingkan agama Islam dengan agama-agama lain dapat menimbulkan rasa simpati terhadap orang-orang yang belum mendapatkan petunjuk tentang kebenaran. Selanjutnya akan menimbulkan rasa tanggung jawab untuk menyiarkan kebenaran-kebenaran yang terkandung dalam agama Islam kepada masyarakat luas.
 
Referensi : Moorman et al., “Factors Affecting Trust in Market Research Relationship” Journal Marketing Research, Vol. 57, (Jurnal tidak diterbitkan, Januari : 1993), Hal. 81.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar