Penulisan Karya Tulis Ilmiah
Menulis adalah salah satu kegiatan wajib bagi mahasiswa perguruan tinggi. Dengan menulis kita dapat mengembangkan cara berfikir, mengasah kreatifitas, dan menimbulkan banyak dampak positif untuk diri sendiri dan bisa bermanfaat juga ketika tulisan kita bisa dibaca oleh orang lain.
Salah satu karya tulis yang akan saya pilih adalah mengenai karya tulis ilmiah. Kenapa karya tulis ilmiah? Kenapa tidak karya tulis lainnya?. Nah teman-teman karya tulis ilmiah adalah salah satu karya tulis yang sangat penting untuk diketahui kaum akademisi. Siapa mereka? Hehe yaitu kita, yang disebut dengan mahasiswa.
Karya tulis ilmiah adalah sebuah karya tulis yang disajikan secara ilmiah dalam sebuah forum atau media ilmiah. Karakteristik keilmiahan sebuah karya terdapat pada isi, penyajian, dan bahasa yang digunakan. Isi karya ilmiah tentu bersifat keilmuan, yakni rasional, objektif, tidak memihak, dan berbicara apa adanya. Isi sebuah karya ilmiah harus fokus dan bersifat spesifik pada sebuah bidang keilmuan secara mendalam. Kedalaman karya tentu sangat disesuaikan dengan kemampuan sang ilmuwan. Bahasa yang digunakan juga harus bersifat baku, disesuaikan dengan sistem ejaan yang berlaku di Indonesia. Bahasa ilmiah tidak menggunakan bahasa pergaulan, tetapi harus menggunakan bahasa ilmu pengetahuan, mengandung hal-hal yang teknis sesuai dengan bidang keilmuannya.
Karya ilmiah bermula dari adanya masalah. Untuk dapat memecahkan masalah, peneliti harus memahami asal-muasal masalah itu dengan mencari banyak teori. Teori yang terkumpul disimpulkan dan membentuk sebuah pemahaman baru. Pemahaman baru tersebut pun harus dipadukan dengan data lapangan agar tidak hanya berpandangan sempit. Data lapangan dapat diambil dengan observasi, penyebaran kuesioner, wawancara, dan lainnya. Data yang telah diperoleh lalu dipadukan dengan teori dan menghasilkan simpulan baru. Dari simpulan ini, peneliti harus menarik kaitan antara data dan fakta untuk dapat menemukan solusi.
Karya ilmiah mempunyai beragam jenis, di antaranya artikel, makalah, skripsi, tesis, dan disertasi. Jenis karya ilmiah tersebut mempunyai ciri khas dan kegunaan yang berbeda. Secara fisik, mereka mempunyai kedalaman yang berbeda. Artikel adalah karya ilmiah yang ditampilkan secara sederhana. Dari jumlah fisiknya, artikel mempunyai minimal 10-20 halaman atau tidak lebih dari 5000 kata. Artikel pun berpotensi dimuat dalam jurnal sebagai publikasi ilmiah. Selanjutnya, makalah mempunyai fisik yang lebih banyak dibanding artikel. Makalah mempunyai bab dan subbab yang terstruktur, jelas, dan runtut. Begitu pula untuk skripsi, tesis, dan disertasi yang digunakan untuk keperluan menyelesaikan studi di perguruan tinggi. Kompleksitas skripsi, tesis, dan disertasi pun meningkat mengikuti jenjang studinya (Winarsih & Sulistyowati, 2016).
Usman (2008) mengungkapkan bahwa cara penulisan, karya tulis ilmiah harus tunduk pada gaya selingkung di lembaga induknya. Adapun syarat keilmiahan suatu karya yaitu menyajikan fakta objektif, ditulis secara cermat, tepat, benar, jujur, dan tidak bersifat tekanan, serta disusun secara sistematis, menyajikan penalaran sebab-akibat/akibat-sebab, mengandung pandangan peneliti, dan tanpa manipulasi.
Referensi :
KSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Volume 1 Nomor 2, Desember 2017 e-ISSN: 2580-9040 e-Journal: http://doi.org/10.21009/AKSIS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar